Berita Bantu Buruh Terkena Terdampak Corona Saat Mayday



Posted on: 01 May 2020 Oleh Web Admin

BOYOLALI -  Peringatan Hari Buruh di Boyolali tahun 2020 ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang identik dengan kegiatan bakti sosial, kegiatan olahraga dan pertunjukan musik. Mengingat masih dalam masa pandemi wabah Corona Virus Disease (Covid-19), Hari Buruh atau yang disebut Mayday ini dilakukan penyerahan bantuan bagi para buruh atau pekerja yang terkena dampak Covid-19. Seperti diketahui di Boyolali hingga Rabu (29/4/2020) tercatat 7.476 buruh dari berbagai perusahaan dalam status Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), dirumahkan atau diliburkan. Pada Jumat (1/5/2020) di kantor Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) Kabupaten Boyolali diserahkan 1000 paket bantuan sembako kepada buruh terdampak dari 11 perusahaan di wilayah Kota Susu.

“Hari ini kita menyampaikan terima kasih temen KORPRI dari Jawa Tengah, Pemprov, dari Boyolali mereka peduli di Mayday, hari buruh ini mereka membantu buruh. Jadi suasana ini relasi hubungan industrial yang bagus. Yang kita harapkan di kondisi yang susah ini, kita peduli antar sesama wabil khusus di Mayday ini dengan para buruh,” ungkap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo setelah menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut.

Agenda singkat pembagian sembako berisi beras 10 kilogram (kg), satu kg lauk ikan, dua kg minyak goreng dan 10 buah mie instan ini diapresiasi Gubernur Ganjar karena ada kerjasama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali ini sebagai bentuk perhatian kepada para buruh.

“Karena mereka (buruh) sebenarnya deg-degan separo panik. Besok makan apa? Darimana? Kalau hari ini pakai pola Boyolali menarik. Boyolali sudah menyiapkan beras 150 ton kami dari KORPRI, dari Pemprov mengirim lauknya begitu ya. Kita kirim ikan dan sebagainya, ini cara kita mengamankan mereka setidaknya selama satu bulan ke depan,” tegas Ganjar.

Dengan sedikit perhatian ini diharapkan membuat para pekerja terdampak Corona ini untuk membantu bertahan hidup.

“Kalau mereka aman, pikirane ayem, dapure ngebul mereka tinggal berkreasi. Ada yang menjahit masker, ada yang jadi tukang batu atau jualan dan sebagainya. Sehingga mereka tetap bisa survive (bertahan hidup),” imbuhnya.

Disinggung mengenai program bagi para buruh terdampak, Ganjar menyampaikan tengah menyiapkan program yang meliputi pelatihan hingga akses pemodalan.

“Agar bisa menyiapkan desain pelatihan mereka. Menyiapkan keterampilan mereka. Menyiapkan askes modal mereka, menyiapkan pendamping-pendamping mereka. Tidak usah marah, tidak usah ngamuk. Mari duduk bersama. Mari bicara,” tandas Ganjar. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Berita

Pengumuman

Link SKPD

instagram takipçi

instagram takipçi beğeni işlemleri

instagram takipçi işlemlerinizi kolay ve güvenilir şekilde sürdürmek istiyorsanız eğer size tavsiyemiz mutlaka bu siteyi kullanınız angel shell